Episode #1
Hari ini PAKDE berulang tahun yang kelimapuluh. Ia mulai menjalankan sebuah amanah penting. Di halaman belakang rumahnya, ia mulai menggali sebuah lubang. Asistennya ALI mengganggu kegiatannya, dan menyampai-kan kehadiran Pak BUPATI untuk meminta bantuan Pakde.
Bupati menyampaikan kecurigaan bahwa istrinya berselingkuh. Melalui ramalan penglihatannya, Pakde menyampaikan kenyataan pahit. Istri Pak Bupati berselingkuh dengan seseorang yang merupakan cinta pertamanya.
Akhirnya Bupati mengambil tindakan yang tidak saja mencengangkan istrinya, namun juga dirinya sendiri.
JENNA bersama ibunya LOLA mendatangi penjahit EUILIS yang sedang hamil tua. Ibu Lola bermaksud membuatkan baju untuk melengkapi penampilan Jenna yang akan mengikuti kontes kecantikan Putri Nusantara.
Jenna juga diberikan pelajaran etiket oleh seorang pakar yang didatangkan oelh Ibu Lola. Ibunya kesal karena Jenna seakan tak begitu antusias mengikuti kontes kecantikan itu. Jenna sebenarnya memang tidak berminat. Ia hanya melakukannya untuk menyenangkan ibunya, yang dulu gagal menjadi None Jakarte. Apalagi, dia tidak mendapat dukungan dari pacarnya ARTHA.
Artha merupakan anak bungsu Ibu AJENG, pedagang berlian yang tidak merestui hubungan anaknya dengan Jenna. Ia juga tidak setuju dengan pilihan anak sulungnya DIRHAM yang menikahi MIRA. Menantunya Mira kerap bertentangan pendapat dengannya, dan dicap membawa pengaruh buruk pada kehidupan Dirham.
TIARA adalah perempuan cantik yang menjadi instruktur di salah satu pusat yoga. Ia menemui arsitek muda bernama WAHYU di sebuah kamar hotel. Belum puas mereka melepas rindu, Wahyu menerima telpon dari istrinya Euilis, yang mengabarkan bahwa dirinya akan segera melahirkan.
Tiara kemudian kesal karena Wahyu mulai tak membalas telponnya. Wahyu tengah terfokus menikmati perannya sebagai seorang ayah. Akal sehat Tiara mengatakan bahwa sudah saatnya untuk mengakhiri hubungannya. Namun hati kecilnya berkata lain.
BIBA adalah seorang psikolog yang merupakan sahabat Tiara. Ia mengelola sebuah LSM yang memperjuangkan hak perempuan bersama partnernya SONDANG, seorang pengacara. Mereka berdua baru mengetahui bahwa CHITRA merupakan korban kekerasan suaminya. Mereka membujuknya untuk mengambil tindakan hukum.
Belum sempat Chitra bertindak, suaminya dr RUSTAM sudah kembali menganiaya dirinya. Mengetahui ini, Biba dan Sondang bergegas untuk mengamankan Chitra. Ketika suaminya pergi, mereka mengajak Chitra dan anaknya PIPIT untuk meninggalkan rumah. Namun sebelum mereka sempat pergi, dr Rustam telah pulang kembali ke rumah.